ini adalah blog Putra Akano Kimiteru (Chaerul Imam Utama Putra) yang notabeinya adalah seorang pelajar SMA Negeri
Selamat datang di #19putra's.blogspot.com ini adalah blog anak sma yang bercita - cita sebagai penulis dan motivator
Senin, 28 November 2011
Minggu, 27 November 2011
Malaikatku :)
Suatu ketika bayi siap dilahirkan ke dunia . . .
Menjelang di turunkan, Dia ( BAYI ) bertanya kepada TUHAN,
" Para MALAIKAT disini mengatakan, bahwa BESOK AKU AKAN Engkau Kirim ke dunia "
" Tapi, bagaimana cara saya hidup disana? Saya begitu kecil dan lemah " Kata si Bayi.
Tuhan menjawab
" Aku telah memilihkan SATU MALAIKAT untukmu. dia akan menjaga dan mengasihimu "
" Tapi di surga, yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Itu cukup bagi saya untuk bahagia " demikian kata si Bayi.
Tuhan pun menjawab
" Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu AKAN merasakan KEHANGATAN CINTANYA, DAN MENJADI LEBIH BAHAGIA "
Si BAYI pun bertanya kembali
" Dan apa yang dapat SAYA lakukan saat SAYA INGIN BERBICARA PADAMU ? "
Tuhan kembali menjawab pertanyaan SI BAYI .
" Malaikatmu akan MENGAJARKAN bagaimana cara KAMU BERDOA "
Si Bayi pun masih belum puas, dan DIA ( BAYI ) kembali bertanya lagi
" Saya mendengar, bahwa DI BUMI BANYAK ORANG JAHAT. Lalu siapa yang akan MELINDUNGI SAYA? "
Dengan penuh kesabaran, Tuhan pun menjawab
" Malaikatmu akan MELINDUNGIMU DENGAN TARUHAN NYAWANYA SEKALI PUN "
Si Bayi pun tetap belum puas dan melanjutkan tanyanya kembali
" Tapi saya AKAN BERSEDIH, JIKA TIDAK MELIHAT DENGAN ENGKAU LAGI "
Tuhan pun menjawab
" Malaikatmu akan MENCERITAKANmu TENTANG AKU. Dan akan MENGAJARKAN BAGAIMANA AGAR KAMU DAPAT KEMBALI PADAKU. Walaupun sesungguhnya, AKU BERADA DISISIMU SELALU "
SUATU SAAT, SURGA SANGATLAH TENANG. SEHINGGA SUARA DARI BUMI DAPAT TERDENGAR DAN SANG ANAK DENGAN SUARA LIRIH BERTANYA.
" TUHAN ... Jika Saya harus pergi sekarang, dapatkah Engkau memberitahu saya, SIAPAKAH MALAIKTA YANG AKAN SELALU MENJAGA, MENYAYANGI SAYA NANTI ? "
tanya si Bayi.
Tuhan menjawab
" KAMU DAPAT MEMANGGIL MALAIKATMU DENGAN SEBUTAN - IBU - "
Maka, KENANGLAH IBUMU, YANG SELALU MENYAYANGIMU DENGAN TULUS, PENUH KASIH, PENUH PERASAAN, PENUH CINTA. IBUMU SELALU MENYAYANGIMU DIMANA PUN KAMU BERADA, DAN BAGAIMANA PUN KAMU.
INGATKAH, SAAT TANGAN DAN JEMARINYA MENYENTUH LEMBUT KEPALAMU? MENGUSAP AIR MATA YANG TURUN DARI PIPIMU? DAN INGATKAH KAMU, SAAT IBUMU MENETESKAN AIR MATANYA HANYA KARENA SEDIH MELIHATMU TERBARING SAKIT?
BEGITU BESARNYA PENGORBANAN SEORANG IBU PADA ANAKNYA. MESKIPUN DIA HARUS BERTARUH NYAWA, DIA RELA ! DIA IKHLAS !! ASALKAN DIA BISA MELIHAT BUAH HATINYA TERSENYUM BAHAGIA UNTUK MENATAP DUNIA YANG INDAH INI.
IBU RELA MEMBERIKAN SEGALANYA UNTUK KITA. TAPI APA BALASAN KITA?
KITA HANYA BISA TERTAWA DI ATAS ITU SEMUA. KITA BIARKAN IBU KITA KESUSAHAN, PADAHAL, APA YANG DILAKUKAN IBU KITA PADA AKHIRNYA JUGA AKAN BERHARGA UNTUK KITA.
BEGITU SAYANG, DAN CINTANYA IBU KITA PADA KITA. IBU SELALU INGIN MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK KITA ( ANAKNYA ).
IBU TAK INGIN ANAKNYA BERSEDIH. IBU INGIN MELIHAT KITA TERSENYUM UNTUKNYA !!
SESEKALI, MARI KITA PELUK IBU KITA, DAN BERKATA " AKU MENCINTAIMU IBUKU, TERIMAKASIH ATAS SEGALANYA YANG KAU BERIKAN UNTUKKU "
SEBELUM TERLAMBAT NANTINYA ! :)
Tinggal Sandiwara
Sinar mentari mulai redup, Tepat di seberang perempatan itu tertata sebuah taman kecil dengan lampu mulai menyala disetiap jalan setapak. “Ini adalah tempat terakhir kesempurnaan bahagiaku yang telah lama lengser hingga menutup perasaan menyayangi orang lain” pikir seorang gadis remaja, Misca. Sekolah SMA N Garuda adalah sekolah terbersih di daerah Jombang, dan tepat di seberang jalan terdapat sebuah taman berukuran mini. Jam menunjukkan angka 15.15 WIB sekolah tersebut mulai ramai dengan para remaja berpakaian abu-abu putih, namun nampaknya matahari belum berpihak, matahari bersembunyi dibalik awan gelap dengan air yang mulai bercucur deras hingga sekolah tampak sepi dari gerombolan siswa di depan sekolah, mereka lebih memilih menetap di ruang kelas menunggu matahari keluar dari persembunyiannya terkecuali Misca, selangkah demi selangkah kaki meninggalkan gerbang sekolah dan tanpa payung di tangan atau pun mantel melekat di badan. Memang dia adalah seorang gadis kesepian, orang tuanya sudah satu tahun berpulang menghadap Yang Kuasa dan dia hanya hidup dengan seorang Tante yang berwatak keras. Seperti biasanya, jika ia mempunyai masalah sering dia duduk di bangku taman dengan hujan setetes demi setetes jatuh menerpa dengan lamunan yang selalu saja membuatnya tak bisa berkata.
“Dimana kah bahagiaku berada ?? agar aku dapat mengambilnya dan menancapkannya segera dihidupku” omong Misca
“Kau hanya memikirkan duniamu saja, namun kau tak pernah memikirkan akhiratmu. Kau tak mau dilukai, kau mengeluh pada Tuhanmu, tapi kau tak pernah merasa kau seringkali melukai Tuhanmu, namun Tuhanmu tak pernah mengeluh padamu. Bagaimana kau tega meminta jika kau tak pernah menyayangiNya” celetuk seorang anak kecil dengan membawa gitar dan kaleng kecil yang berisikan beberapa uang receh.
Misca yang sebelumnya menutup mata dan tertunduk seketika itu mengangkat kepala dan menatap anak kecil yang berbicara padanya namun anak itu tampaknya sudah pergi jauh meninggalkan Misca yang duduk di bangku taman.
Bulan mulai mengembangkan senyumnya memberikan sinar terang dengan bintang yang bertaburan, namun kejadian sore lalu masih melekat erat diingatan Misca. Bayangan bocah pembawa gitar mungkil itu membuatnya lebih menjadi pendiam namun kini hatinya mulai sedikit luluh. ”Cit..cuit...cit...cuit...” suara Beo kesayangan tante membangunkan Misca, matahari mulai meninggi memaksa Misca untuk segera bersiap sekolah.
“Kring...” suara bel masuk sekolah baru terdengar menegaskan kedisiplinan waktu untuk memulai pelajaran, hari ini adalah waktunya P.Ikhsan mengajar bahasa Jepang. Selalu saja saat pelajaran bahasa Jepang Miscalah yang seringkali menjadi asisten P.Ikhsan, dibuktikan dengan sekarang Misca harus memphotocopykan tugas dari P.Ikhsan untuk teman-teman sekelas.
Misca berjalan keluar kelas dengan membawa beberapa lembar kertas tugas, dan saat sampai di tempat photocopy sembari dia menunggu semua tugas telah terphotocopy, Misca memainkan Hpnya dengan sebuah game yang asyik menjadi temannya menunggu. Tak sengaja saat dia mulai bosan dan melamun melihat gerbang sekolah terlihatlah seorang siswa tetangga sekolah, “Kak Adit” sebutnya pelan, seketika dia melihat ke depan dengan perasaan tak karuan, memang sudah 5 bulan ini Misca sedang menyimpan rasa untuk Adit, Dia bertemu dan kenal dengan Adit saat mengikuti LDK OSIS se.Jombang. Sebuah kejadian yang tak disangka terjadi, tiba-tiba kak Adit menoleh padanya, melihatnya kemudian tersenyum lalu kak Adit menunjukkan Hpnya seolah memberi simbol untuk meminta nomor HP dan seketika Misca mencari bulpoin disakunya dan dengan cepat menuliskan nomornya disebuah kertas dan menunjukkannya ke kak Adit, setelah mencatat nomor Misca kak Adit memberikan jempol untuk Misca.
Dua minggu terjalani, Misca memang mulai dekat dengan kak Adit namun sepertinya Misca mulai berfikir bahwa Adit hanya menganggapnya sebagai seorang sahabat tak lebih, sudah 5 bulan Misca menyimpan rasa namun tak pernah ia ungkapkan pada seorang pun. Minggu ini adalah hari yang membuatnya dilema..
“Apa maksud dari ini kak ? tiba-tiba kakak datang dihidupku, entah ada sesuatu yang menarikku untuk tetap ingin dekat denganmu, tapi seringkali aku mendengar berita bahwa kau memang dekat dengan banyak gadis, kau juga memberikan perhatian pada mereka hingga mereka luluh hati padamu kak, kau tak pernah rasakan apa yang aku rasa kak. Kau pernah bilang kalau kau menganggap mereka layaknya adik dan perhatianmu itu hanya untuk menyenangkan hati mereka, namun sebenarnya bagaimana ke aku ? apa sama halnya padaku ?” pikir Misca dalam hati.
Ketika Misca masuk sekolah, disela jam istirahat dia ingin cerita pada sahabatnya sekedar ingin meringankan beban pikiran yang telah lama menjadi tanda tanya. Namun semua tak seperti yang diharapkan, Sahabat karibnya pun sedang merasakan patah hati dan sebelum Misca cerita tentang masalahnya, sahabatnya telah menceritakan apa yang kini sedang terjadi dan dirasakannya, Misca mendengarkan keluhan sahabatnya dan jika ia dapat memberi solusi atau membantu ia sangatlah rela untuk membantu sahabatnya itu. Memang kini banyak teman-teman yang curhat pada Misca, dan jika Misca bisa menolong maka ia akan menolong, namun berkali-kali ia dikecewakan teman-teman yang telah dianggap layaknya saudara. Misca diam saja dan tetap baik seolah hatinya terbuat dari baja, dan berkali-kali cerita kemudian dikecewakan lagi. Lalu kepada siapa lagi Misca mengadu selain pada Tuhannya, ia jarang cerita karena percuma saja, hanya menambah duri dalam hati akibat sikap apatis dari sahabat ataupun kawan layaknya saudara.
Sudah sebulan Misca dekat dengan kak Adit, Dan sudah banyak hinaan yang terlontar untuk Misca. Kak Adit tak pernah merasakan apa yang Misca usahakan agar kak Adit tak malu dengannya hingga rela tidak makan agar Misca tidak gemuk hingga 2 hari akhirnya berat Misca berkurang 3 kg. Berusaha agar tersenyum selalu walau sering perkataan kak Adit menyakiti hati Misca namun itu selalu ditahan Misca. Misca akanlah rela jika kak Adit akhirnya bersatu dengan orang lain bukan dirinya, karna berkali-kali Misca sudah merasakan apa arti sebuah sakit dalam hati, Misca akan bahagia jika kak Adit mau jujur padanya karena kebahagiaan tidak selalu dapat dimiliki, kebahagiaan hanya untuk dirasakan. Sudah lama pula Misca selalu bersandiwara tersenyum pada sahabat atau pun kawan layaknya saudara, Misca selalu saja berpura-pura tetap tegar tanpa rasa sakit menjalar dalam hati, mereka sering curhat dan menangis namun jarang untuk mereka mau mendengar curhatan Misca. Ketika bahagia mereka terkadang bahagia dengan apa yang dirasanya tanpa peduli apa yang dirasa Misca saat itu namun Misca selalu tetap tegar. KEADAANLAH YANG MEMAKSANYA UNTUK TETAP TEGAR.
Empat bulan dia telah dekat dengan kak Adit, sahabat (Ara), dan kawan-kawan layaknya saudara. Misca telah merasakan pahit manisnya sekolah di SMA N Garuda. Saat ini tiba-tiba dia rindu pada kedua orang tuanya yang sudah menghadap Tuhan SWT, beberapa hari ini sms kak Adit membuatnya bingung, entah itu hanya sebuah lelucon untuk menghibur hati Misca atau kah memang kak Adit merasa ada rasa seperti yang dirasa Misca. Saat istirahat sekolah hari ini, Misca kembali mencurahkan apa yang dia rasa pada sahabatnya, baru saja Misca mengucap beberapa kata seperti biasanya, Ara selalu menyahut dan bercerita bayangan impian kebahagiaannya bersama seseorang yang ia cintai, seperti biasanya Misca memberhentikan kata dan tersenyum seolah ikut bahagia walau sebenarnya saat ini perasaannya sedang galau bertambah dengan sedikit kecewa.
Saat jam menunjukkan istirahat ke-dua, Misca segera menuju mushola untuk sholat dhuhur agar mushola tidaklah sangat ramai Misca cepat-cepat pergi menuju mushola..
.Sebelum sholat, Hp Misca berdering..
“Aku melihatmu saat kau berangkat sekolah, hari ini kau tampak cerah dan hari ini kau tampak cantik” sms dari kak Adit
“Tuhan ..aku merindukanMu, merindu orang tuaku, dan merindukan Muhammadku yang telah meninggikan derajad wanita sehingga sejajar dengan lelaki. Aku benar-benar rindu...” kata Misca dalam hati sebelum memulai sholatnya..
“Allahu akbar...” suara Misca meneruskan ke sujud.
Sudah lama Misca sujud namun dia tak segera bangun dari sujudnya itu, sampai pada akhirnya ada seorang kakak kelas menggoyangkan tubuh Misca, dan... “blek” tubuh Misca lemas dan tanpa nafas... serentak semua siswa-siswi di Mushola kaget dan melaporkan kejadian itu ke guru yang ada di kantor, sejenak kemudian Misca dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya tetap saja tak bernafas, mengikuti kedua orang tua yang dirindukan. Semua orang baru mengetahui bahwa Misca adalah penderita kanker darah, tapi Misca tak pernah bicara atau memberi tahu siapa pun termasuk tante yang merawatnya semenjak orang tua Misca meninggal....
Kebahagiaan dapat dirasa saat orang yang kita sayang dapat berbahagia karna kita walau secara tidak langsung, dan selama hidup Misca seringkali ia merasa semuanya penuh sandiwara,
(kejujuranlah yang membuat kita tampak mulia, bukan kebaikan dalam sandiwara di dunia)...
jika anda berjalan terlalu cepat
Beberapa tahun yang lalu, seorang eksekutif yang sangat sukses di usia muda bepergian ke arah luar kota mengendarai mobil Jaguar yang baru satu bulan dimilikinya. Mobil yang mulus, baru dan tentu saja berkemampuan ekstra untuk mengadu kecepatan di jalan. Sang eksekutif sangat bangga dengan mobil mewahnya yang merupakan perwujudan hasil karirnya yang gemilang.
Ketika melintasi sebuah daerah pinggiran yang kumuh, sepintas dia melihat seorang anak kecil berlari kencang di antara deretan peti kemas di pinggir jalan. Terdorong ingin tahu, dia pun mengurangi kecepatannya. Anak itu berlutut di pinggir jalan dan ketika mobil si eksekutif melintas di depannya, DAAGH..! Sesuatu menghantam bagian samping mobil Jaguar mulus itu.
Seketika eksekutif muda itu menginjak rem dan memundurkan mobilnya dengan penuh amarah ke tempat anak kecil tadi berlutut. Dengan berapi-api dia keluar dari mobilnya, mengguncangkan pundak anak kecil itu dan berkata, "Kamu tahu apa yang kamu lakukan barusan? Kamu baru saja memberi orang tuamu masalah besar! Di mana orang tuamu?" Eksekutif muda itu mulai menyeret anak kecil itu yang mulai menangis ketakutan.
Sambil tersedu-sedu, anak kecil yang mungkin baru berusia 7 tahun itu memohon-mohon padanya, "Maaf, pak.. saya tidak tahu lagi harus berbuat apa.. Saya melempar batu bata agar ada mobil yang berhenti". Anak kecil itu menarik si eksekutif ke arah samping hingga eksekutif itu melihat seorang anak lain yang lebih besar, tidak mampu bangkit dari jalan dan sebuah kursi roda berada tidak jauh darinya. "Itu kakak saya.. dia terjatuh dari kursi roda dan saya tidak kuat mengangkatnya.."
Tenggorokan eksekutif muda itu langsung terasa kering, dengan putus asa dia membatalkan kata-kata kemarahan yang telah siap diluncurkan dari mulutnya. Dalam diam dan tidak tahu harus berbuat apa lagi, dia mendatangi kakak anak itu dan mengangkatnya kembali ke kursi roda. Nampaknya sang kakak tidak bisa berkomunikasi dengan normal karena dia hanya menangis tanpa suara sementara wajah, kaki dan tangannya nampak lecet dan tergores. Si eksekutif muda mengeluarkan saputangannya dan mulai membersihkan air mata dan serpihan pasir di tubuh anak itu. Kemudian eksekutif muda itu berdiri dan si adik bergegas mendorong kakaknya pulang ke rumah mereka.
Berjalan kembali ke mobilnya, eksekutif muda itu melihat goresan pada body mobilnya yang melesak dan berpikir, "jika anak itu tadi hanya melambai-lambai dan berteriak, mungkin aku juga tidak akan berhenti".
kadang kala seseorang memang berjalan terlalu cepat dalam hidup sehingga tidak bisa melihat apa yang terjadi di sekitarnya. Kadang kala seseorang berjalan terlalu cepat sehingga malas berhenti sejenak ketika seseorang memanggilnya. Hanya ketika sebuah rintangan dan tamparan menghampiri dirinya maka seseorang itu akan berhenti sejenak.
Bersyukur hari itu hanya sebuah batu bata dan lesakan di mobilnya yang membuat si eksekutif menghentikan sejenak aktivitasnya, dia tidak bisa membayangkan jika sesuatu yang lebih buruk seperti berita kematian, kegagalan usaha dan sebagainya, terjadi hanya untuk membuat dia berhenti dan menyadari ada orang di sekitar yang membutuhkan dia.
realita Kehidupan
memang sulit untuk mengenal diri kita sendiri.
diri kita sendiri adalah musuh terbesar kita .
tapi satu hal yang mesti kita tau .
''kita hanyalah manusia biasa yang tiada sempurna di mata siapapun bahkan kepada-Nya''
manusia diberikan akal dan pikiran karena semua manusia pintar.
tidak ada manusia yg bodoh , hanyalah akal dan pikiran kita yg membuat kita menjadi bodoh.
ngendaliin diri sendiri jg susah, tapi kita selalu berusaha buat ngendaliin diri orang lain.
itulah manusia. tidak ada habisnya diberikan kepuasan.
kenyataan yg bisa kita liat yah ini. d dunia ini. semua yg kita liat adalah kenyataan.
kita sebagai manusia seharusnya tidak perlu memandang orang lain dari gender, derajat, kekuasaan, kekayaan, daerah asal dan pangkat. tapi cobalah untuk memandang diri sendiri. apakah benar dengan diri saya? tanyakan pada dirimu sendiri, karena itu akan buat kamu mengetahui kepribadian kamu sendiri.
akui kesalahan yg pernah kita perbuat dan cobalah untuk berhenti atau kembalilah ke kebenaran.
kesalahan adalah salah satu pengalaman yg mmg pernah membuat kita menyesal bahkan tersiksa.
kesalahan bisa membuat kita trauma ataupun merasa bodoh seumur hidup.
tapi coba jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman terbaik kamu, karena dari situ lah kamu akan mengerti problema dalam gonjang ganjing kehidupan d dunia ini.
d dunia ini bnyak sekali pilihan, tinggal kitanya saja pintar2 untuk memilih dan jadikan pilihan itu sebagai patokan dalam mencari arti kehidupan yang sesungguhnya.
perbedaan pendapat jelas akan terjadi di semua aspek kehidupan tidak dapat d pungkiri. mau yakin atau tidak yakin yah ini lah kenyataan.
tapi satu hal yang terpenting tidak semua yang kita pikirkan itu benar semua d mata pandangan org lain.
Dan tidak semua apa yg kita minta dapat terpenuhi.
Ego mmg telah tertanam dalam diri kita masing2, namun kita tidak dapat menghilangkan ego itu, kita hanya bisa mengontrol dan menjaga kestabilan ego itu.
ingat EGO sangat dibutuhkan dalam diri kita.
masalah yang terjadi saat ini adalah seseorang sering sekali membanding2kan dengan org lain dalam masalah kepintaran sesuai dengan daerah asal,
tidak semua org yg berada d daerah pelosok, desa, pesisir, kabupaten,dll mempunyai tingkat kecerdasan yg berbeda jauh dengan org yang berada d kota, pusat kota, daerah jabotabek,luar negeri, dll.
semua org punya tingkat kecerdasan yg sama, hanya saja kemampuan yang berbeda d setiap diri kita. banyak org yang asli dari kota yg dia tempati tidak mengenal kotanya sendiri, dan malahan bnyk org yg d pelosok, desa mengenal seluk beluk kota ini . karena mereka jadikan itu kota adalah salah satu impian, dmn satu saat bisa menempati itu kota.
dalam kehidupan tidak usah ada kata sombong dan minder, tapi cobalah untuk ttp menerima dan menjalani ny dengan senyuman indah kita. karena, tidak semua manusia berada d atas dan d bawah . roda kehidupan selalu berputar dengan porosnya, seperti bumi dan matahari . :)
jadi , carilah kebenaran itu , jadikan kesalahan sebagai pengalaman terbaikmu, jaga kestabilan egomu. dan ttp lah berusaha mengenal diri kita sendiri, serta bersifatlah selayaknya manusia yang bisa menerima apa adanya. jadilah diri kita sendiri.
KITA D DUNIA INI SAMA :)
IN THIS WORLD NOTHING IS PERFECT AND THIS IS REALITY OF LIFE :)
bersyukur
Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, ''Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?'' Si supir menjawab, ''Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai'' Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, ''Bagaimana kamu bisa begitu yakin?''
Supirnya menjawab, ''Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan.''
"Jawaban Singkat itu Merupakan wujud dari Perasaan Bersyukur"
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.
Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi ''kaya'' dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang ''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.
Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya.
Saya menjadi gemar berganta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, ''Lulu, Lulu.'' Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.'' Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, ''Lulu, Lulu''. ''Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?'' tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, ''Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.''
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ''Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''
untukmu Ibu
Ingin rasanya ku peluk ragamu..
Wanita hebat yang Allah berikan untuk kami..
Wanita yang Allah satukan dalam batin dan jiwa kami dalam kehangatan keluarga ini..
Maha Besar Allah.. Memberikan semua pada tempatnya , Maha Adil Allah..
Wanita sempurna , milikku, penyemangat jiwaku, tempatku mengadu setelah kepadaMu..
Tak sanggup ku rangkai kata2 untuk kesetiaan yg telah ditorehkan untuk manisnya keluarga ini . Keluarga yg telah terbentuk bertahun-tahun, dibangun dari berbagai perbedaan, ketidak cocokan hingga akhirnya 1 menjadi 1 kesatuan yang begitu harmoni , indah layaknya musik yang terus melantun merdu..
Menenangkan jiwa , menyegarkan hati , menyemangatkan raga .. Sosok itu adalah "Wanita Sempurna"..
Mamah yang tak pernah pamrih, mamah yang tak pernah meminta balasan akan semua air susu dan keringatnya berpuluh-puluh tahun ..
Tak akan pernah mengeluh apapun keadaannya. Rela berkorban.. Tabah sekalipun dicemooh, dibentak, dimarahi, dsb... Menjadikan semua kekurangan sebagai satu kelebihan yang luar biasa..
Wanita kuat, tegar yang mampu menghantam kerasnya kehidupan dengan kelembutan nurani..
Mama yang mampu menjadi istri , ibu , sahabat , teman untuk kita semua..
Mama yang mampu menjadi sosok mama untuk semua teman2 yuli , mama yang mampu mengerti keadaan dan keinginan yuli serta kita semua ..
Mama yang selalu berlaku adil..
Mama yang SANGAT LUAR BIASA..
Doa yang terucap dalam setiap solatmu adalah pengantarku menuju semua yang telah , sedang dan akan kucapai..
Doa yang terurai dari mulut Wanita Suci ..
Ya Allah Ya Rabbi..
Engkau Maha Tau.. Sebaik-baik pembalas..
Balas semua ibadah dan pengabdian yg telah mama tuangkan dalam seluas lautan kebahagiaan keluarga ini..
Jaga ia , lindungi ia , kuatkan hatinya untuk tetap menjadi SUPERMOM untuk keluarga kami..
Sehatkan raganya Ya Rabbi, Berkahi umurnya saat ini..
Izinkan ia untuk berbangga diri telah berhasil mendidik dan mengasuh anak2nya hingga mencapai puncak kesuksesannya masing2 Ya Allah..
Izinkan ia untuk menangis ketika harus melepas satu persatu anak2nya mencari kehidupan baru..
Izinkan ia untuk tertawa lepas bersama cucu-cucunya Ya Allah..
Izinkan ia untuk menikmati masa tuanya dengan belaian kasih sayang anak cucunyaaa ..
Dan izinkanlah Wanita Mulia ini untuk mencium dan bersemayam dalam kedamaian dan keindahan surga Ya Rabbi . Kehidupan yang Hakiki..Amin Ya Rabbal Alamin..
Rindu dan sayangku untukmu..
Wanita hebat yang Allah berikan untuk kami..
Wanita yang Allah satukan dalam batin dan jiwa kami dalam kehangatan keluarga ini..
Maha Besar Allah.. Memberikan semua pada tempatnya , Maha Adil Allah..
Wanita sempurna , milikku, penyemangat jiwaku, tempatku mengadu setelah kepadaMu..
Tak sanggup ku rangkai kata2 untuk kesetiaan yg telah ditorehkan untuk manisnya keluarga ini . Keluarga yg telah terbentuk bertahun-tahun, dibangun dari berbagai perbedaan, ketidak cocokan hingga akhirnya 1 menjadi 1 kesatuan yang begitu harmoni , indah layaknya musik yang terus melantun merdu..
Menenangkan jiwa , menyegarkan hati , menyemangatkan raga .. Sosok itu adalah "Wanita Sempurna"..
Mamah yang tak pernah pamrih, mamah yang tak pernah meminta balasan akan semua air susu dan keringatnya berpuluh-puluh tahun ..
Tak akan pernah mengeluh apapun keadaannya. Rela berkorban.. Tabah sekalipun dicemooh, dibentak, dimarahi, dsb... Menjadikan semua kekurangan sebagai satu kelebihan yang luar biasa..
Wanita kuat, tegar yang mampu menghantam kerasnya kehidupan dengan kelembutan nurani..
Mama yang mampu menjadi istri , ibu , sahabat , teman untuk kita semua..
Mama yang mampu menjadi sosok mama untuk semua teman2 yuli , mama yang mampu mengerti keadaan dan keinginan yuli serta kita semua ..
Mama yang selalu berlaku adil..
Mama yang SANGAT LUAR BIASA..
Doa yang terucap dalam setiap solatmu adalah pengantarku menuju semua yang telah , sedang dan akan kucapai..
Doa yang terurai dari mulut Wanita Suci ..
Ya Allah Ya Rabbi..
Engkau Maha Tau.. Sebaik-baik pembalas..
Balas semua ibadah dan pengabdian yg telah mama tuangkan dalam seluas lautan kebahagiaan keluarga ini..
Jaga ia , lindungi ia , kuatkan hatinya untuk tetap menjadi SUPERMOM untuk keluarga kami..
Sehatkan raganya Ya Rabbi, Berkahi umurnya saat ini..
Izinkan ia untuk berbangga diri telah berhasil mendidik dan mengasuh anak2nya hingga mencapai puncak kesuksesannya masing2 Ya Allah..
Izinkan ia untuk menangis ketika harus melepas satu persatu anak2nya mencari kehidupan baru..
Izinkan ia untuk tertawa lepas bersama cucu-cucunya Ya Allah..
Izinkan ia untuk menikmati masa tuanya dengan belaian kasih sayang anak cucunyaaa ..
Dan izinkanlah Wanita Mulia ini untuk mencium dan bersemayam dalam kedamaian dan keindahan surga Ya Rabbi . Kehidupan yang Hakiki..Amin Ya Rabbal Alamin..
Rindu dan sayangku untukmu..
pengorbanan seorang anak demi Ibunya
suatu hari ada seorang anak yang bernama Imam. Imam ini ayahny bekerja sebagai tukang tambal ban yang berpenghasilannya tidak seberapa besar, sedangkan ibunya bekerja sebagai pedagang gorengan yang pengahsilannya kurang begitu "cukup". Imam memiliki adik yang berumur 3thn. Imam adalah murid kelas 5 disebuah SD di kota surabaya, meski keluarganya adalah keluarga tidak mampu namun prestasiny cukup memuaskan disekolahnya. suatu ketika ayahnya jatuh sakit keras. Ibunya bekerja keras untuk membeli obat demi suaminya cepat sembuh. Imam melihat ayahnya terbaring lemah di kasur "Batu" itu. saat pulang sekolah Imam mencari pekerjaan untuk ayahnya, dia mendaatkan pekerjaan menyuci mobil di bengkel dekat rumahnya, jam 4 dia telah menyuci mobil sebanyak 10mobil tanpa lelah. Ia mendapat gaji sebesar 20rb "Alhamdulilah makasih tuan" dengan senang Ia langsung menuju ke apotek terdekat untuk membeli obat.
saat dia pulang, Ia melihat "bendera kuning" di depan gang rumahnya. Ia binggung siapa yang meninggal, tanpa pikir panjang Ia lari secepat mungkin kerumahnya. saat sampai dirumahnya Imam melihat banyak orang dirumah itu, Imam shock dan seorang tetangganya menghampirinya "Imam, sabar ya. Allah sedang menguji keluargamu, jangan sedih, imam" kata lelaki tersebut. Mata Imam mulai berkaca-kaca, dia langsung menuju kedalam rumah dan Imam mendapati ayahnya menggunakan baju "putih" dan telah menutup seluruh tubuhnya. "Ibu, ayah kenapa bu?" kata imam sambil berkaca-kaca, "ayahmu tidur sayang" ibunya menjawab dengan tersenyum dan menagis. Imam mengerti apa yang dibilang Ibunya soal "Tidur". "yah, bangun yah. jangan tinggalin Imam, ibu dan adik yah! yah bangun yah. Imam mohon!" sambil menangis. Ibunya tidak tega melihat Imam menangis karena ayah imam di"panggil" sang maha pencipta. setelah ibu semua orang mengiring perjalanan dari rumah ke "lubang peristirahatan" ayah Imam. setelah memakamkan ayahnya, imam terus menangis tnpa henti.
setelah seminggu ditinggal ayahnya imam bertekat untuk membantu ibunya bekerja dan menafkahi adiknya yang masih kecil. "ayah tenanglah disurga, Imam berjanji akan menjaga ibu dan adik ayah. ini janji Imam!" dalam do'anya.
Imam, mencari pekerjaan kesana kemari. namun semuanya menolak karena Imam masih kecil. keesokan harinya Imam tetap mecari pekerjaan dan Ia mendapatkan pekerjaan sebagai loper koran. keesokan harinya dia bekerja dari jam 5-7 pagi lalu Ia lanjutkan kesekolah dan seusai sekolah Ia melanjutkannya sampai jam 2 siang. terus hingga 6 bulan, Ibunya tidak tau kalau Imam bekerja demi membantu Ibunya.
suatu ketika saat imam pulang setelah memberi bunga untuk Ibunya, saat menyeberang diperempatan lampu merah Ia tertabrak mobil dan Ia langsung dibawa kerumah sakit oleh yang menabrak Imam. Imam mengalami patah tulang di tangannya dan kritis. Ibunya mengerti kalau Imam mengalami kecelakaan dari tetangganya dan Ibunya bergegas kerumah sakit. dan mendapati anaknya terbaring lemah. "Nak, kamu gak apa nak?" tanya ibunya sambil menagis. "Imam, gak apa kok bu. Ibu, Imam ada hadiah untuk Ibu, selamat ulang tahun Ibu" sambil menyodorkan bunga yang hancur itu kepada ibunya.Ibunya menerima bunga ibu dengan bersedih. "Ibu, Imam selama ini bekerja untuk keluarga. Imam menyimpannya dicelengan dibawah tempat tidur imam. Ibu ma'afin Imam yah, Imam ingin pamit". "Imam, gak boleh bilang begitu!" kata ibunya sambil membentak. "Imam sudah dijemput ibu. Imam pamit Ibu. Imam sayang Ibu" saat itu pula Imam meninggalkan ibunya dengan tenang. Ibunya menangis tanpa henti.
Setelah Imam dimakamkan, ibunya menuju ke kamar Imam dan mengambil celengan itu. di atas celengan Itu ada surat, Ibunya membuka surat tersebut. "Ibu ini uang dari pekerjaan Imam selama 6 bulan, semoga bermanfaat ibu. dan Selamat ulang taun juga ibu. Ibu adalah pahlawan dikeluarga ini, Ibu bagaikan ayah. Ibu Imam, sangat sayang sekali sama ibu, namun Imam belum bisa memberi yang terbaik. Ibu gunakanlah uang ini. Anakmu, Imam". Ibunya menangis membaca surat tersebut.
Hargailah orantuamu yang telah membesarkanmu selama ini jadikan ini sebagai pacuan untuk menghormati orangtuamu. jika orangtua anda masih hidup sayangilah mereka, dan hormatilah mereka masih ada waktu. jika orantua anda telah tiada do'akanlah mereka agar mereka masuk surga dan menjauhkan mereka dari api neraka. sahabat, ini adalah sebagian kecil dari seorang anak yang berkorban demi ibunya. semoga cerita ini dapat beranfaat bagi anda semua.
Ibu adalah segala - galanya untuk kita. kita mencintainya kadang kita buat ibu menangis.
ibu kaulah yang sempurnakan hidupku. Aku sayang Ibu :)
Langganan:
Komentar (Atom)